Thursday, January 10, 2013

manusia bagaikan Tisu


Manusia Bagaikan Tisu
2 Samuel  11 : 2-4, Mazmur 28 : 8
Tisu itu putih, bersih dan tak bernoda,, namun jka kita gunakan untuk menghapus atau membersihkan sesuatu maka tisu itu akan ternoda dan bahkan sobek. Begitupun manusia, manusia begitu rentan dan sangat mudah terjebak dalam godaan dosa. Ketika iblis datang menawarkan kemegahan dan kenikmatan dunia maka manusia akan dengan mudah mengikutinya dan tak segan – segan untuk melakukan dosa. Manusia kan cepat ternoda, dan kalau ia tidak cepat kembali dan memohon ampun maka ia akan sangat jauh dari Tuhan dan akhirnya akan seperti tisu yang sobek.
Karena itu, dala Mazmur, Daud mengatakan bahwa Tuhan adalah benteng umat-Nya. Itu benar, Tuhan adalah benteng bagi kita. ketika kita mengandalkan Tuhan maka kita akan dapat melawan godaan iblis yang menawarkan kenikmatan duniawi yang membwa kita teerjerumus dalam perangkap dosa. Tuhan adalah kekuatan dan perisai kita karena itu selalulah andalkan Tuhan agar hidup terarah dan memiliki tujuan untuk memuliakan Tuhan.
“ Bapa, ajarku untuk selalu mengandalkna Engkau dalam hidupku agar aku dapat melawan semua godaan iblis. Terima kasih Tuhan. Amin. ”




In English : 

Like a Human Tissue

2 Samuel 11: 2-4, Psalm 28: 8

Tissues were white, clean and immaculate, but jka we use to remove or clean something then wipes it will be tarnished and even tear. Likewise, man is so fragile and very easy to get caught up in the temptation of sin. When the devil came to offer pomp and pleasures of the world then people will easily follow it and do not hesitate - hesitate to commit sin. Man it quickly tarnished, and if he does not quickly come back and beg for forgiveness then he will be very far from God and will eventually tear like tissue.

Therefore, dala Psalm, David says that the Lord is the stronghold of his people. That's right, God is a fortress for us. when we rely on God then we will be able to resist the temptation of the devil offering combines all worldly pleasures that we teerjerumus the trap of sin. God is our strength and shield because it Always rely on God to live purposeful and has a goal to glorify God.

"Father, ajarku to always mengandalkna you in my life so that I can resist the temptations of the devil. Thank you God. Amen. '
Post a Comment