Wednesday, December 11, 2013

tangan ibu



Tangan Ibu
Message:         Suatu saat ibu saya mengajak saya
untuk berbelanja bersamanya karena
dia
membutuhkan sebuah gaun yang baru.
Saya sebenarnya tidak suka pergi
berbelanja bersama dengan orang lain,
dan saya bukanlah orang yang
sabar,tetapi walaupun demikian kami
berangkat juga ke pusat
perbelanjaan
tersebut.

Kami mengunjungi setiap toko yang
menyediakan gaun wanita, dan ibu saya
mencoba gaun demi gaun dan
mengembalikan semuanya. Seiring hari
yang
berlalu, saya mulai lelah dan ibu saya
mulai frustasi.
Akhirnya pada toko terakhir yang kami
kunjungi, ibu saya mencoba satu
stel gaun biru yang cantik terdiri
dari tiga helai.
Pada blusnya terdapat sejenis tali
dibagian tepi lehernya, dan karena
ketidaksabaran saya, maka untuk kali
ini saya ikut masuk dan berdiri
bersama ibu saya dalam ruang ganti
pakaian, saya melihat bagaimana ia
mencoba pakaian tersebut, dan dengan
susah mencoba untuk mengikat
talinya. Ternyata, tangan-tangannya
sudah mulai dilumpuhkan oleh
penyakit radang sendi dan sebab itu
dia tidak dapat melakukannya,
seketika ketidaksabaran saya
digantikan oleh suatu rasa kasihan yang
dalam kepadanya.

Saya berbalik pergi dan mencoba
menyembunyikan air mata yang keluar
tanpa saya sadari. Setelah saya
mendapatkan ketenangan lagi, saya
kembali masuk ke kamar ganti untuk
mengikatkan tali gaun tersebut.
Pakaian ini begitu indah,dan dia
membelinya.

Perjalanan belanja kami telah
berakhir, tetapi kejadian tersebut
terukir dan tidak dapat terlupakan
dari ingatan saya.

Sepanjang sisa hari itu, pikiran saya
tetap saja kembali pada saat
berada di dalam ruang ganti pakaian
tersebut dan terbayang tangan ibu
saya yang
sedang berusaha mengikat tali blusnya.
Kedua tangan yang penuh dengan kasih,
yang pernah menyuapi saya,
memandikan saya, memakaikan
baju,membelai dan memeluk saya, dan
terlebih
dari semuanya, berdoa untuk
saya,sekarang tangan itu telah
menyentuh
hati saya dengan cara yang paling
membekas dalam hati saya.
Kemudian pada sore harinya, saya pergi
ke kamar ibu saya, mengambil
tangannya, menciumnya ... dan yang
membuatnya
terkejut,memberitahukannya
bahwa bagi saya kedua tangan tersebut
adalah tangan yang paling indah
di
dunia ini.
Saya sangat bersyukur bahwa Tuhan
telah membuat saya dapat melihat
dengan mata baru, betapa bernilai dan
berharganya kasih sayang yang
penuh pengorbanan dari seorang ibu.
Saya hanya dapat berdoa bahwa suatu
hari kelak tangan saya dan hati
saya
akan memiliki keindahannya tersendiri.

Dunia ini memiliki banyak keajaiban,
segala ciptaan Tuhan yang begitu
agung, tetapi tak satu pun yang dapat
menandingi keindahan tangan
Ibu...
With Love
Pesanku " JIKA KAMU MENCINTAI IBU MU
KIRIMLAH CERITA INI KEPADA ORANG
LAIN, AGAR SELURUH ORANG DIDUNIA INI
DAPAT MENCINTAI DAN MENYAYANGI
IBUNYA

". Note: Berbahagialah yang masih
memiliki Ibu. Dan lakukanlah yang
terbaik untuknya...........
" Lakukanlah yang Terindah dan Terbaik
yang Anda dapat persembahkan
Untuknya
Post a Comment