Monday, July 19, 2010

komputer

BAB I

PENDAHULUAN

Perkembangan komputer begitu pesat, seiring dengan kebutuhan manusia dalam berbagai dimensi kehidupan. Komputer merupakan salah satu teknologi yang sangat membantu manusia, terutama untuk mengatasi keterbatasan manusia. Namun di lain pihak, komputer merupakan benda mati yang akan bermanfaat jika penggunanya mampu memanfaatkannya sesuai fungsinya. Dengan kata lain bahwa kecanggihan komputer seiring dengan kemampuan penggunanya. Untuk berkomunikasi dengan komputer membutuhkan suatu bahasa yang dapat dimengerti oleh komputer, sehingga bisa melakukan sesuatu pekerjaan yang kita maksudkan.

Bahasa komputer merupakan bahasa yang menjembantani antara user (manusia) dan mesin (komputer). Bahasa komputer sering disebut bahasa pemrograman. Bahasa pemrograman komputer adalah suatu prosedur atau tata cara penulisan program seperti kata, ekspresi, pernyataan atau kombinasi semuanya yang disusun dan dirangkai berdasarkan urutan langkah-langkah untuk menyelesaikan suatu persoalan.

Pada bahasa pemrograman komputer terdapat beberapa faktor yang harus diperhatikan yaitu sintaksis, semantik dan kebenaran logika. Sintaksis adalah tata bahasa yang digunakan dalamp program. Semantik adalah maksud yang dikandung dalam setiap pernyataan yang ada dalam program. Kebenaran logika berhubungan dengan benar tidaknya pernyataan yang ada dalam program.

Kesalahan sintaksis bisa langsung dilihat karena komputer akan menampilkan kesalahan-kesalahan. Kesalahan semantik biasanya terjadi karena kekurangpahaman terhadap setiap pernyataan yang dituliskan pada program, walaupun programnya jalan tetapi tidak sesuai yang dikehendaki. Sedangkan kesalahan logika merupakan kesalahan dalam mengimplementasikan masalah yang dihadapi, sehingga program yang ditulis tidak benar secara logika.

Dalam mata kuliah dasar Komputer dan pemrograman akan menggunakan bahasa C/C++, juga akan dikenalkan dengan Progam Matrix Laboratory (Matlab) untuk penyelesaian berbagai persoalan.


1.1 Lingkungan Komputasi

1. Brainware, yaitu identifikasi kebutuhan yang ditentukan oleh perangkat lunak aplikasi yang menggunakan komputer

2. Hardware, yaitu tersedianya teknologi perangkat keras untuk menjalankan program aplikasi

3. Software, yaitu pengembangan prosedur dengan menggunakan teknologi yang ada untuk mengimplementasikan program aplikasi









Gambar 1.1 Konvergensi antara kebutuhan dan dua bagian teknologi komputasi.


Ø Translasi/kompilasi bahasa (seperti Pascal, C, Basic, Fortran), memberi fasilitas pada programer untuk mengimplementasikan program aplikasi. Daerah ini merupakan antarmuka antara pengguna dengan sistem. Translator atau kompiler untuk bahasa pemrograman tertentu akan mengubah statemen-statemen dari pemrogram menjadi informasi yang dapat dimengerti oleh komputer.

Ø Instruksi komputer merupakan antarmuka antara perumusan perangkat lunak program aplikasi dan perangkat keras komputer. Komputer menggunakan instruksi tersebut untuk mendefinisikan urutan operasi yang akan dieksekusi.

Ø Penyajian Data membentuk antarmuka antara program aplikasi dan komputer.

Ø Daerah irisan dari ketiga lingkaran menyatakan sistem operasi. Sistem operasi ini yang akan mengkoordinasi interaksi program, mengatur kerja dari perangkat lunak dan perangkat keras yang bervariasi, serta operasi dari unit masukan/keluaran.

Ø Komputer merupakan salah satu produk teknologi tinggi yang dapat melakukan hampir semua pekerjaan diberbagai disiplin ilmu, tetapi komputer hanya akan merupakan barang mati tanpa adanya bahasa pemrograman untuk menggambarkan apa yang kita kerjakan, sistem bilangan untuk mendukung komputasi, dan matematika untuk menggambarkan prosedur komputasi yang kita kerjakan.

1.2 Perkembangan Bahasa Komputer

Suatu bahasa pemrograman dapat dilihat dari tiga sudut pandang, yaitu :

1. Dari tingkat kecanggihannya

2. Dari jenis aplikasinya

3. Dari Metode kerjanya

1.2.1 Dari Tingkat Kecanggihannya.

Dari tingkat kecanggihannya, bahasa pemrograman dapat digolongkan berdasarkan generasi pembuatan bahasa tersebut.

1.2.1.1 Bahasa Generasi Pertama (1’st GL) : Bahasa Mesin.

- Merupakan bahasa pemrograman yang dibuat untuk pertama kali pada awal dikembangkannya komputer elektronik pertama, yaitu ENIAC (Electronic Numerical Integrator and Calculator) pada tahun 1945 oleh Mauchly and Eckert.

- Bahasa pemrograman ini menggunakan kode-kode biner, yaitu 0 dan 1, yang sesuai dengan basis dasar transistor (relai) yaitu kondisi “On” diwakili dengan angka 1, dan kondisi “Off” diwakili dengan angka 0.

Contoh : 011001001001001101001

- Bahasa mesin sangat berorientasi pada perangkat keras komputer (machine oriented ), sehingga untuk dapat menyusun program dalam bahasa mesin, seseorang harus mengerti karakteristik perangkat keras komputer yang dihadapinya.

- Menyusun program dalam bahasa mesin sangat rumit dan memerlukan waktu lama, serta tidak mudah dihafalkan, karena hanya instruksinya panjang dan hanya berupa angka-angka 0 dan 1.

- Untuk lebih memperpendek penulisan program, maka mulai diperkenalkan basis bilangan selain biner, yaitu bilangan basis 8 (Oktal) dan bilangan basis 16 (Heksadesimal).

1.2.1.2 Bahasa Generasi Kedua (2’nd GL = Low Level Language) : Bahasa Assembly.

- Bahasa ini merupakan penyempurnaan bahasa generasi pertama, terutama untuk mempermudah pemrogram dalam menghapalkan instruksi program serta memperpendek instruksi program.

- Bahasa assembly sudah mulai memasukkan unsur kata bahasa inggris dalam instruksinya, meskipun dalam bentuk singkat.

- Bahasa ini masih bersifat machine dependent, yaitu penulisan instruksinya harus disesuaikan dengan tipe perangkat keras komputer yang digunakan.

- Penulisan bahasa assembly sudah jauh lebih mudah dibanding dengan bahasa mesin, namun masih terlalu sulit bagi orang awam yang tidak memahami perangkat keras komputer, karena beberapa variabel masih mengacu pada register, alamat memori maupun alamat port I/O.

Contoh :

Mov Ax, 07FC : Isikan data 07FC ke register Ax

Out(3FF), Ax : Keluarkan isi data pada registerAx ke alamat port 3FF.

Ax, Bx = nama register dan yang dalam ( ) : alamat port serta tidak dalam tanda kurung = data.

I.2.1.3 Bahasa Generasi Ketiga (3’rd GL = high level language) : Bahasa aras tinggi.

- Bahasa ini merupakan pengembangan lebih lanjut dari bahasa assembly dengan memasukkan lebih banyak unsur kata yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari serta mempunyai sintaksis yang lebih baik.

- Bahasa aras tinggi ini muncul sekitar tahun 1950 oleh suatu tim kecil dari pabrik IBM yang dipimpin oleh John Backus yang berhasil mengembangkan bahasa pemrograman yang dapat ditulis oleh seorang awam yang tidak mengenal perangkat keras komputer.

- Bahasa aras tinggi ini disebut dengan FORTRAN, singkatan dari FORmula TRANslator, yang sudah bersifat machine independent.

- Kemudian disusul dengan munculnya bahasa pemrograman aras tinggi yang lain seperti: BASIC, COBOL, PL/1, PASCAL, ALGOL, PROLOG, C, dan lain sebagainya.

- Pada bahasa aras tinggi pemrosesan program oleh komputer umumnya melalui tahap-tahap berikut ini.

- Tahap 1: COMPILATION. Pada tahap ini program akan diterjemahkan oleh COMPILER kedalam bahasa mesin, karena sebenarnya prosesor hanya dapat mengerti instruksi dalam bahasa mesin saja. COMPILER adalah suatu perangkat lunak yang berfungsi untuk menterjemahkan bahasa aras tinggi menjadi bahasa mesin.

- Tahap 2: LINK. Tahap ini diperlukan karena program dalam bahasa mesin yang telah diterjemahkan tadi masih perlu dilengkapi dengan data-data tentang karakteristik mesin, serta mungkin memerlukan fungsi-fungsi pustaka standard yang sudah disediakan oleh bahasa pemrograman. Linker berfungsi untuk menghubungkan program yang ditulis yang telah diubah dalam bahasa mesin dengan fungsi-fungsi pustaka yang digunakan serta informasi-informasi tentang karakteristik mesin yang digunakan.

- Tahap 3. EXECUTION. Pada tahap ini program akan diproses oleh mesin sehingga menghasilkan keluaran seperti yang dikehendaki pemrogram.

- Dengan menggunakan bahasa pemrograman aras tinggi ini maka pemrogram dapat mengkonsentrasikan diri pada pemecahan masalah, sehingga waktunya tidak habis tersita untuk mempelajari karakteristik komputer yang digunakan.

1.2.1.4 Bahasa Generasi Keempat (4’th GL) : Bahasa Deklaratif.

- Sekitar tahun 1980 para ahli berhasil mengembangkan bahasa pemrograman generasi keempat (fourth generation language = 4’th GL).

- Bahasa pemrograman ini jauh lebih mudah ditulis, bahkan oleh orang yang sangat awam dengan dunia komputer, karena instruksinya sudah sangat mendekati dengan bahasa percakapan sehari-hari.

- Contoh bahasa pemrogramannya adalah:

LIST NAMA, ALAMAT, NILAI

FOR NILAI > 7

- Dengan satu baris instruksi saja sudah dapat menghasilkan keluaran seperti yang dikehendaki pemrogram, yang jika ditulis dengan bahasa generasi sebelumnya mungkin membutuhkan lebih dari sepuluh baris instruksi.

- Contoh bahasa generasi keempat adalah bahasa DBASE, MATLAB, dsb.

1.2.2 Bahasa Pemrograman Aplikasi

Menurut jenis bidang aplikasinya, bahasa pemrograman dapat dikelompokkan sebagai berikut:

I.2.2.1 Aplikasi Sains
- Aplikasi sains ini dapat dikarakterisasi dengan proses manipulasi angka dan array.
- Bentuk tata bahasanya banyak menggunakan notasi-notasi matematika. Program mengolah bilangan yang relatif tidak terlalu banyak, namun proses perhitungan yang harus dilakukan banyak dan panjang tahapannya.
- Pada aplikasi sains sangat diperlukan ketelitian dan kecepatan proses perhitungan.
- Bahasa yang umum dipakai untuk aplikasi sains antara lain adalah C, Pascal, FORTRAN, Basic, dan lain-lain.

1.2.2.2 Aplikasi Pengolah Data

- Aplikasi komputer di bidang bisnis dan administrasi dapat dimasukkan sebagai pengolahan data untuk membuat, mencatat, memelihara dan melaporkan data-data yang terekam dalam komputer.

- Bahasa jenis ini mendukung dalam pemakaian dibidang manajemen keuangan, administrasi, penggajian, penjualan, inventori, dan lain-lain.

- Biasanya kemampuan utama bahasa jenis ini adalah kecepatan dalam menemukan data pada suatu basis data yang tersimpan di unit penyimpan magnetis maupun optis dalam sistem komputer.

- Bahasa yang termasuk kelompok ini antara lain DBASE, RPG (Report Program Generator).

1.2.2.3 Aplikasi Pengolahan Teks

- Pengolahan teks adalah proses manipulasi tulisan bahasa yang dipergunakan sehari-hari dan bukan bilangan-bilangan yang biasa diproses oleh komputer.

- Paket aplikasi pengolah kata seperti wordprocessor dibuat dengan bantuan bahasa jenis ini.

- Yang termasuk bahasa jenis ini adalah C, SNOBOL, dan lain-lain.

1.2.2.4 Aplikasi Kecerdasan Buatan
- Aplikasi kecerdasan buatan adalah suatu usaha untuk membuat komputer dapat menyusun suatu proses yang bertingkah laku mirip kecerdasan manusia.
- Aplikasinya antara lain adalah pada pembuatan aplikasi untuk permainan (game), robot, dan sistem pakar (expert system).
- Bahasa yang dipakai untuk aplikasi jenis ini adalah LISP dan PROLOG.

1.2.2.5 Aplikasi Pemrograman Sistem
- Aplikasi pemrograman sistem adalah pembuatan program untuk keperluan sistem internal komputernya sendiri.
- Program aplikasi sistem ini seperti aplikasi pengantara (interface) antara komputer dan berbagai perangkat peripheral sekitar, seperti printer, telepon, modem, dan lain-lain dengan operator yang menjalankannya.
- Bahasa yang digunakan untuk aplikasi ini seperti bahasa C, Modula-2 dan lain sebagainya.

1.3 Evaluasi Bahasa Pemrograman

Bahasa-bahasa pemrograman masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan. Untuk dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan suatu bahasa pemrograman ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan, sebagai berikut:

1. Ekspresifitas, pernyataan sederhana untuk pemrograman

2. Dapat didefinisikan dengan baik

3. Tipe data dan strukturnya

4. Modularitasnya, program dibagi-bagi dalam modul-modul.

5. Fasilitas input outputnya

6. Portabilitasnya, dapat digunakan di platform mana saja.

7. Efisiensi dalam penggunaan memori dan kecepatan.

8. Mudah dipelajari

9. Bersifat umum

Post a Comment