Senin, 30 mei 2011
Mikha 7 : 1 – 6
ANDALKAN TUHAN
Saat pertama kali kita mengenal Tuhan, kita sangat senang
dan ingin selamanya berada di hadirat Tuhan. Saat hati kita masih polos dan
hanya Tuhan yang bertakhta dalam hati kita maka dunia ini begitu indah,
sepertinya tak ada masalah dan problema, yang ada hanya kebahagiaan. Bahagianya
hidup bersama Tuhan, semua masalah yang kita hadapi bukanlah kita yang alami
tapi itu semua ditanggung oleh Tuhan. Namun, saat hati kita telah tercemar oleh
hal- hal duniawi, kita mengenal semua yang di sekitar kita maka dengan sendiri
kita akan melupakan Tuhan, mungkin tak sepenuhnya tapi tidak lagi seperti
pertama kita mengenal-Nya.
Kita tak lagi mengandalkan Tuhan ketika kita mengalami
masalah, tapi kita datang dan berharap pada teman dan sahabat kita, namun apa
yang kita dapatkan??? Kita malah semakin terpuruk dan terpuruk dalam masalah
yang kita hadapi. Tak ada jalan keluar, semua yang di sampaikan oleh teman dan
sahabat kiita semuanya seolah-olah sia-sia. Tetap hatti kita tidak tenag, maka
kitapun mulai menyalahkan Tuhan atas apa yang kita alami, kita mulai mengeluh
bahwa seolah-olah apa yang kita alami melebihi kekuatan kita,, namu kita tak
pernahmerefleksi diri bahwa apa kita sudah menyerahkan masalah kita sepenuhnya
pada Tuhan????
Kita mengandalkan manusia, kita hanya berharap dan bersandar
pada manusia,,,, tapi taukah kita bahwa manusia juga adalah ciptaan Tuhan???
Taukah kita bahwa dia juga seperti kita???
Karena itu janganlah bersandar dan mengandalkan diri pada
kawan atau sahabat kita tapi andalkanlah Tuhan dalam hidupmu, maka semua yang
kita alami tak pernah di luar rencana Tuhan, Tuhan akan menolong dan membantu
kita dalam menyelesaikan semua masalah kita.
Tak ada yang mustahil bagi Tuhan. Dan saat kita berharap dan bersandar
pada Tuhan maka yang ada hanya sukacita dan kebahagiaan, masalah yang kita
hadapi seakan-akan tak ada artinya dan kita dapat dengan yakin katakan bahwa “
segala perkara dapat kutanggung dalam Dia yang memberi kekuatan padaku.”
Andalkan Tuhan dalam hidupmu.
Aku sadar bahwa dalam hidup ini aku telah jauh dari Tuhan,
senua yang aku lakukan adalah hampa dan tak bermakna. Aku selALU mengandalakna
manusia untuk menyelesaikan masalahku, aku melupakan Tuhan,, saat berdoapun aku
tak pernah menikmati itu, seolah-olah itu hanya rutinitas saja yang harus aku
lakukan bukan apa yang aku butuhkan.
Karena itu aku bersyukur , Tuhan menyadarkan aku dan tak
membiarkan aku terlalu jauh dan jauh lagi dari-Nya. Tuhan memanggil aku kembali pada_Nya.
Aku mau kembali Tuhan, aku mau mengandalkan Engkau dalam
hidupku,, aku rindu Engkau Bapa,,, aku ingin Engkau selaku hadir dan baharui
aku.
Terima kasih buat kasih setia_Mu, Tuhan, saat aku jauh
Engkau tak pernah jauh, Engkau selalu setia menunggu aku. Terima kasih Bapa,,,
Engkau begitu baik bagiku.
I love Jesus.
Thanks God,,,
You are my Father.
God is true helper. nS_68
D_ReY_68
No comments:
Post a Comment